Templates by BIGtheme NET

Kewajiban Seorang Muslim Setelah Ramadhan

10

Asy Syaikh Shalih bin Fauzan al Fauzan hafidzahullah -berkata-: “Wahai sekalian manusia… Bertaqwalah kalian kepada Allah ta’ala, dan ikutilah amalan-amalan kebajikan setelah ramadhan. Sesungguhnya termasuk tanda diterimanya amal kebaikan adalah seseorang (dimudahkan) mengerjakan amal kebaikan setelahnya. Tidaklah bulan ramadhan itu kecuali membuat seseorang semangat untuk melakukan kebaikan dan permulaan taubat, serta amal shaleh. Adapun berakhirnya amal adalah dengan datangnya kematian, bukan dengan keluarnya dari bulan ramadhan.

Maka termasuk tanda diterimanya taubat dan amalan-amalan seorang hamba pada bulan ramadhan, adalah: “Seseorang ketika keluar dari bulan ramadhan, keadaannya lebih baik dalam ketaatannya dibandingkan sebelum ramadhan. Dan termasuk tanda tertolak dan kegagalan setelah ramadhan, diantaranya: “Seseorang setelah keluar dari bulan ramadhan lebih jelek keadaannya dari pada sebelumnya.” Maka perhatikanlah diri-diri kalian, semoga Allah merahmati kalian. Lihatlah keadaan kalian setelah berlalunya bulan ramadhan.

Dan ketahuilah, bahwasanya pintu taubat senantiasa terbuka. Baik di bulan ramadhan dan di setiap waktu. Maka barangsiapa yang terluput, belum sempat bertaubat pada bulan ramadhan, janganlah ia berputus asa dari rahmat Allah. Bahkan seharusnya ia bersegera bertaubat pada setiap saat. Sesungguhnya Allah akan menerima taubat, orang yang bertaubat kepada-Nya. Dan Allah mengampuni dosa-dosa bagi orang yang kembali dan bertaubat kepada-Nya.

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ. وَأَنِيبُوا إِلَىٰ رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لَا تُنْصَرُونَ. وَاتَّبِعُوا أَحْسَنَ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ بَغْتَةً وَأَنْتُمْ لَا تَشْعُرُونَ

“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi). Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya.” [QS Az Zumar: 53-55]

Maka jagalah apa yang telah kalian usahakan dari amal kebaikan, pada bulan ramadhan ini. Dan janganlah kalian merusaknya, dengan kembali berbuat maksiat dan kejelekan-kejelekan. Kalian menghancurkan apa yang telah kalian bangun. Dan membatalkan apa yang telah kalian persembahkan untuk Allah. Sesungguhnya kejelekan apabila banyak dilakukan, akan mencelakakan seseorang. Dan amal kejelekannya lebih berat dibandingkan amal kebaikannya.

وَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَٰئِكَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ

“Dan siapa yang ringan timbangan kebaikannya, maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri.” [QS Al A’raf: 9]

Sumber: http://www.alfawzan.af.org.sa/node/14046
(Forum Salafy Purbalingga)

Sumber: https://postinganwhatsapp.wordpress.com/2015/07/20/kewajiban-seorang-muslim-setelah-ramadhan/